Showing posts with label informasi. Show all posts
Showing posts with label informasi. Show all posts

Wednesday, October 17, 2018

Trik Mengetahui Siapa Paling Sering Melihat Profil WhatsApp Anda

Seiring dengan perkembangan suatu aplikasi, tentu saja akan banyak ditemukan trik dan tips yang menyertainya.

Salah satu aplikasi yang paling banyak dikulik tips dan triknya adalah WhatsApp.

Bagaimana tidak, aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk berkirim pesan dengan cara yang sangat mudah.

Bukan hanya pesan teks, tapi juga pesan berupa foto, video, file, dan sebagainya.

Penggunaan aplikasi ini juga sangat mudah loh.

Kamu hanya perlu mendaftarkan nomor teleponmu untuk menggunakan aplikasi ini.

Setelah itu, seluruh nomor telepon temanmu yang telah disimpan dan didaftarkan pada aplikasi WhatsApp, tentu saja nomor tersebut langsung muncul di kontak WhatsApp kamu.



Sayangnya, sebagian orang yang menyimpan nomormu bisa melihat profil WhatsApp kamu secara otomatis nih.

Bahkan dalam beberapa kasus, seseorang yang kepo tentang foto dan statusmu di WhatsApp akan menyimpan nomor WhatsApp-mu sementara.

Tapi kamu tak perlu khawatir, pasalnya tim Nextren bakal memberikan tips dan langkah mudah untuk mengetahui siapa saja yang telah kepoin profil WhatsApp-mu.

Pertama-tama, kamu harus download aplikasi yang dikembangkan developer Madhav Webtech bernama Who Viewed My WhatsApp Profile.

Kamu tak perlu registrasi awal yang cukup melelahkan saat ingin menggunakan aplikasi ini loh.

Saat aplikasi ini telah terinstall, bukalah aplikasi dan tunggu sampai proses loading selesai.

Nah, kamu bakal langsung tahu  siapa saja yang udah berani-beraninya ngitip profil WhatsApp-mu nih.

Bagaimana, mudah kan? selamat mencoba.

Cara Mengetahui Akun Whatsapp Kita Sedang Disadap Atau Tidak dan Solusinya

teknologi yang semakin berkembang membuat ada kemungkinan Whatsapp kamu bisa disadap.

Entah tanpa kamu sadar atau tidak, banyak cela yang bisa digunakan agar Whatsapp kamu bisa disadap.
Bahkan orang terdekatmu juga bisa menyadap Whatsapp kamu sendiri loh.

Dengan fitur ini, Whatsapp kamu akan lebih aman dari penyadapan atau peretasan loh.
Nah, berikut ini tim NexTren.com akan memberikan cara kamu untuk mengecek siapa saja yang terhubung dengan Whatsapp kamu.



Pertama, buka aplikasi Whatsapp mu.

Kedua, masuk menu pengaturan yang ada terletak di atas kanan dengan logo 3 titik.

Ketiga, cari pilihan whatsapp web dan masuk ke pilihan tersebut.



Keempat, kamu akan melihat perangkat apa saja yang sedang tersambung dengan Whatsapp mu loh.

Jika ada perangkat yang tidak dikenal terhubung dengan Whatsapp kamu maka kamu dapat memutuskannya loh.
Cara memutuskannya sendiri cukup mudah, kamu tinggal klik prangkat yang terhubung dan pilih keluar dari perangkat.
Kamu juga bisa mengklik pilihan keluar dari semua perangkat loh.

Nah, jadi dengan cara ini kamu bisa tahu siapa saja yang terhubung dengan Whatsapp kamu.
Hal ini tentu memudahkan kamu agar Whatsapp kamu tidak disadap atau dibajak oleh orang lain loh.
Selamat mencoba yah.

WhatsApp Kini Perbarui Aturan Fitur Delete for Everyone


WhatsApp telah memberikan kemampuan unsend messages ke penggunanya tahun lalu. Kini, layanan pesan milik Facebook ini memiliki aturan baru terkait dengan fitur Delete for everybody tersebut.

WhatsApp dilaporkan memperbarui aturan untuk fitur 'Delete for Everyone' untuk membuat pengalaman lebih baik Dari sebelumnya. Fitur rule awalnya memungkinkan pengguna untuk menghapus pesan dalam waktu tujuh menit ditingkatkan menjadi satu jam, delapan menit, sixteen detik tahun ini.

Kini, ADA aturan baru rule tampaknya lebih membatasi penghapusan. WhatsApp beta hunter WABetaInfo melaporakan, layanan pesan telah memperbarui Recipient Limit menjadi thirteen jam, delapan menit, 16 detik, tapi penerima harus menerima permintaan penghapusan.

Artinya jika Anda mencoba menghapus pesan rule dikirimkan ke kontak menggunakan fitur Delete for everybody di WhatsApp, chat hanya Akan terhapus saat penerima menerima permintaan pencabutan dalam jangka waktu thirteen jam, delapan menit, 16 detik.

WABetaInfo percaya, pembaruan tersebut bertujuan untuk perlindungan pengguna rule menggunakan fitur Delete for everybody menghapus pesan rule dikirimkan dalam percakapan dalam waktu lama.

Mengutip NDTV, Selasa (16/10/2018), sayangnya tidak diketahui apakah perubahan baru telah diterapkan untuk semua pengguna WhatsApp atau belum. Update tampaknya Akan didorong oleh WhatsApp sendiri, sehingga pengguna tidak perlu melakukan perubahan apa pun untuk mengaktifkan pembaruan ini.

Saturday, October 6, 2018

Info!!! SCQQ merubah domain nya menjadi KodeAjaib .Com

Blog SCQQ kini merubah alamat domainnya menjadi KodeAjaib .Com


Blog SCQQ merupakan sebuah blog pemrograman yang sudah sangat populer di kalangan programmer. Di blog SCQQ ini kita dapat mempelajari berbagai bahasa pemrograman beserta tutorialnya secara lengkap. Seperti misalnya tentang Cara mengatasi Gradle Project Refresh Failed di Android Studio.

Dahulunya SCQQ ini merubah domainnya menjadi Hc-Kr.Com.  akan tetapi Blog ini mengalami down beberapa bulan dikarenakan domain tersebut telah mengalami expire atau tidak aktif lagi. Dan kini SCQQ telah merubah domainnya dengan domain baru dengan alamat KodeAjaib.Com.

Sekarang kalian bisa mengunjungi kembali Blog SCQQ tersebut menggunakan domain barunya. Atau kalian juga bisa mengakses menggunakan domain blogsot SCQQ tersebut disini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi dan subscribe channel youtubenya disini.

Kami berharap kalian berlangganan untuk mengunjungi blog kami tersebut agar lebih ramai kembali, untuk menumbuhkan semangat open source dan berbagi untuk sesama dengan mendukung kami bagaimana mengikuti Blog SCQQ melalui media sosial sudah tersedia di menu utama kami.

Berlangganan saluran kami di youtube atau google + dan dengan e-mail. Kami akan memberi tahu Anda tentang proyek dan kode sumber terbaru yang diperbarui setiap hari di sini. Anda dapat meminta kode sumber apa pun dari Tautan ini untuk meminta atau untuk membantu Anda membuat proyek.



Jangan lupa kunjungi juga blog baru kami di www.PortalCoding.Com, blog ini juga bertema tentang tutorial pemrograman akan tetapi blog ini kami mengunakan bahasa indonesia agar pengunjung lokal lebih mudah paham untuk mempelajari berbagai tutorial bahasa pemrograman yang telah kami post.

Terima kasih.

Wednesday, September 26, 2018

5 Alasan Perusahan Teknologi banyak pindah ke singapura


Singapura telah berkembang menjadi pusat teknologi Asia dan menjadi tujuan favorit perusahaan-perusahaan yang ingin pamornya melejit di kawasan pasar negara berkembang.
Menurut Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura (EDB), 80 dari 100 perusahaan teknologi terkemuka di dunia beroperasi di Singapura.
Banyak dari perusahaan teknologi yang kemudian meningkatkan investasinya di negara tersebut.

Indeks Inovasi Bloomberg 2017 pun menempatkan Singapura di posisi nomor 6 dunia, tepat di atas Jepang dan Amerika Serikat, sementara China berada pada posisi 21.
Dikutip melalui Forbes, sebuah studi yang dilakukan perusahaan konsultan real estate Jones Lang LaSalle (JLL), Singapura merupakan negara tujuan investasi asing utama bagi raksasa teknologi China Alibaba, Baidu, dan Tencent.





Begitupun Google, Amazon, dan Facebook yang memiliki operasi regional yang mapan di Singapura.
Di sisi lain, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China semakin meningkatkan daya tarik Singapura.
Perusahaan yang memiliki arus perdagangan dengan kedua negara tersebut sedang mencari cara untuk menghindari perang tarif kedua negar tersebut.

Cara yang paling logis adalah dengan memindahkan perakitan serta operasi yang rentan keluar dari China ataupun AS ke ekosistem bisnis yang dinilai lebih aman.
Sementara Singapura pun siap menerima perusahaan-perusahaan ini dengan tangan terbuka.


Berikut adalah 5 faktor yang menjadikan Singapura sebagai negara yang menarik bagi investor:

1. Terbuka dan terkoneksi


Secara geografis, Singapura terletak di pusat negara Asia, dengan infrastuktur yang terhubung ke setiap sudut dunia dari ujung Timur ke Barat. Studi JLL menunjukkan kota-kota di China sebagian besar terhubung ke Singapura, kemudian diikuti oleh New York dan Sydney.



Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Banyak Perusahaan Teknologi Dunia Kini Pindah ke Singapura, Ini 5 Alasannya, http://aceh.tribunnews.com/2018/09/24/banyak-perusahaan-teknologi-dunia-kini-pindah-ke-singapura-ini-5-alasannya?page=2.

Negara ini berhasil terjerat di dalam rantai nilai paling rumit di dunia lantaran lembaga-lembaga pemerintahannya memromosikan aturan hukum yang transparan dan konsisten.

Selain itu, para pemangku kebijakan telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari pemilik bisnis multinasional, hingga LSM dan pemerintah.

Hal ini menciptakan siklus bisnis yang baik.

Terutama karena pemerintah Singapura terus terlibat dalam setiap kemitraan antara publik dan swasta yang terbuka dan saling menguntungkan.

Pembuat kebijakan Singapura secara rutin mengundang perusahaan asing untuk berpartisipasi dalam pelatihan untuk memecahkan masalah sekaligus peningkatan kapasitas.


2. Perjanian Perdagangan Bebas (FTA)


Meskipun secara ukuran merupakan negara kecil dengan jumlah populasi lebih dari 5 juta, Singapura telah menetapkan sebanyak 22 FTA bilateral dan regional.



Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Banyak Perusahaan Teknologi Dunia Kini Pindah ke Singapura, Ini 5 Alasannya, http://aceh.tribunnews.com/2018/09/24/banyak-perusahaan-teknologi-dunia-kini-pindah-ke-singapura-ini-5-alasannya?page=2.

Baru-baru ini Singapura menandatangani dua perjanjiaan FTA raksasa termasuk Perjanjian Perdagangan bebas Uni Eropa-Singapura (EUSFTA) dan Kemitraan Trans Pasifik Komprehensif dan Progresif (CPTPP).

Transaksi multilateral EUSFTA dan CPTPP memiliki standar tinggi untuk memromosikan platform ekonomi dan perdagangan digital.

Berbagai perjanjian tersebut secara efektif membuka semua pasar utama dunia untuk perusahaan yang berbasis di Singapura.

Singapura pun semakin memikat seiring dengan tidak adanya tanda-tanda meredanya konflik dagang antara AS dan China.

Agar bisa memnuhi syarat FTA, perusahan-perusahan dapat mengalihkan rantai regional mereka ke Singapura, di mana terdapat jaringan oemasok yang kuat dari mitra strategis dan penyedia layanan setempat.


3. Ramah terhadap perdagangan dan data digital


China's Cyber Security Act, yang mulai berlaku pada tahun 2017, mewajibkan perusahaan asing untuk menyimpan data pada server berbasis lokal, sehingga menyerahkan akses data penuh ke pemerintah Beijing.

Singapura, di sisi lain, tidak memiliki kendala seperti itu.

Di ASEAN, ketika negara-negara lain membangun lebih banyak penghalang untuk arus data lintas batas, Singapura telah menjadi inisiator yang mendorong munculnya Inisiatif Kerangka Perdagangan Digital ASEAN-Australia.

Inisiatif ini bertujuan untuk menempatkan kerangka kerja hukum formal dan standar untuk e-commerce, uang digital, perlindungan IP dan manajemen data.

Platform Perdagangan Nasional Singapura saat ini telah menyediakan prototipe kelas dunia untuk bisnis yang sling terhubung antara importir, eksportir, bank, perusahaan logistik, bea cukai, agen pengiriman dan pemangku kepentingan lainnya, dan semuanya dalam lingkungan yang transparan dan terbuka.


4. Sumber daya manusia berbakat


Para pembuat kebijakan telah membuat Singapura menjadi salah satu pusat tenaga kerja yang paling cerdas di dunia. Singapura telah mengalokasikan 19 miliar dollar AS untuk Research, Innovation, and Enterprise 2020 Plan (RIE), yang berfokus pada teknologi dan industri manufaktur yang canggih, layanan dan ekonomi digital ilmu kesehatan dan biomedis serta solusi berkelanjutan perkotaan.

Pendanaan yang baik ini melibatkan jaringan kerja sama yang kuat, mencakup universitas-universitas kelas dunia Singapura, bisnis multinasional terkemuka sekaligus ekosistem startup, inkubator bisnis, dan kapitalis ventura yang berkembang pesat.

Selain itu, yang juga tertanam dalam jaringan ini adalah firma konsultan, hukum, akuntan, dan penyedia layanan teknologi informasi tingkat dunia, yang membentuk komunitas bisnis internasional yang berkembang di Singapura.

5. Aman secara geopolitik


Risiko geopolitik AS dengan China semakin meningkat.

Ketika AS meningkatkan upaya untuk melawan pengembangan kapasitas China dalam beberapa sektor kunci teknologi, perusahaan teknologi Amerika dan asing menghadapi kendala baru.

Bermitra dengan entitas yang terdaftar dalam sanksi dagang, misalnya, dapat membuat transaksi perusahaan diblokir, meningkatkan kontrol terhadap ekspor, dan sanksi teknologi yang merusak aktivitas rantai suplai sehari-hari.

Perusahaan multinasional, oleh karena itu harus meningkatkan benteng ekosistem teknologi secara strategis untuk mematuhi sanksi serta peraturan keamanan nasional.

Singapura di sisi lain memiliki kerangka kerja kontrol ekspor dan protokol perizinan sendiri berdasarkan kerangka kerja Barat, sehingga memberikan kesempatan luas bagi perusahaan asing yang ingin mengelola ekspor mereka.